"Rindu Alam" yang Selalu Dirindu...



Petualangan, kenekatan dan sensasi keindahan alam yang menyatu dalam satu ungkapan; Hari tak terlupakan. Berkali-kali kuhapus ungkapan dan kata di tulisan  ini, hanya untuk mendapatkan gambaran perjalalan Minggu 24 Agustus 2008 lalu dalam rangkaian cerita yang lengkap dan mewakili semuanya. Tapi tetap saja gambaran sebenarnya tak bisa kuungkapkan.

Empat luka, kelelahan luar biasa, bersepeda di alam liar sejauh total tak kurang 20-an km antara Puncak turun ke Bogor  adalah serpihan cerita yang bisa aku tuliskan. Perjalanan dimulai seperti minggu lalu -waktu mencoba trek hutan UI- dari stasiun Kalibata. Tiket KRL super ekonomi setara sebotol Aqua dingin mengantar kami ke Stasiun Bogor. Tiba di kota hujan sekitar pukul 07.15 WIB. Selepas "Nyabu" rombongan yang berjumlah 13 orang memulai petualangan ke Puncak Pass. Karena realitas jarak dan waktu (dan tanjakan tentunya) kami menyarter tiga buah angkot mengangkut sepeda kami ke lokasi start petualangan. Baranangsiang-Puncak seharga Rp.100.000,- per angkot, harga yang sepadan dengan jauhnya dan tingginya lokasi. Angkot carteran kami berhenti di sekitar gapura perbatasan Kabupaten Cianjur,tepatnya di sekitar rumah makan "Rindu Alam".Itulah kenapa jalur ini dinamakan jalur Rindu Alam.
Pukul 10.00 WIB setelah istirahat dan merakit kembali sepeda kami, perjalanan panjang dan sangat melelahkan dimulai. Menyusuri jalur perkebunan teh yang berbatu dan berkontur naik turun tak beraturan membuat nyali sedikit surut. Faktor pengalaman tentunya yang menentukan bagaimana perjalanan ini dilalui. Keberanian mungkin modal utama yang harus kita punyai untuk menghapus semua keraguan.

Sensasi Keindahan alam yang silih berganti menyapa kami.
Rute perkebunan teh memang mempunyai porsi paling banyak disamping perkebunan sayur-sayuran, sawah, bukit ilalang dan hutan lindung. Perjalanan seperti membaca sebuah buku petualangan dalam satu hari tanpa henti, jalur Perkebunan teh berbatu terjal, sungai kecil yang licin, hutan lindung yang suram seperti silih berganti menyapa kita. Belum lagi tempat-tempat yang sebelumnya belum sempat aku kunjungi seperti; Pabrik Teh "Gunung Mas",Taman Safari Cisarua. Sensasi alam yang berganti- ganti tak hentinya membuat kita merasa kecil di alam ini. Inilah sebagian kecil Ciptaan Allah SWT yang baru bisa kita rasakan. Subhanallah...
Selepas Makan siang, shalat dan istirahat sejenak setelah dihajar hujan, perjalanan ternyata belum usai juga. Selepas Taman Safari Cisarua perjalanan justru didominasi tanjakan. Tanjakan "ngehek" yang bener-bener kita tersengal-sengal karena panjang dan tak putus-putus adalah cuma awal perjalanan . Tanjakan tak putus-putusnya menantang kami sampai dengan klimaksanya di "Puncak Pyramid". Selepas Ashar disaat tenaga telah terkuras akhirnya sebuah lintasan turunan menjadi hadiah kelelahan kita. Turunan aspal halus mengantar kami sampai ke Depan RM. Sederhana Gadog.

Rute yang tak terbayangkan sebelumnya.
Perjalanan sesi terakhir dengan sisa tenaga kami menelusuri sisi sungai Ciliwung sampai ke kota Bogor. Bendung Katulampa, jalanan aspal biasa nan halus, perkampungan kerajinan Tas Tajur  menjadi hiburan visual perjalanan akhir kami. Kelelahan luar biasa aku rasakan sempat agak membuat aku terluka. Terjatuh karena tak melihat polisi tidur yang melintang menyisakan empat luka di lutut dan lenganku. Wow oleh oleh yang lengkap yang menyisakan kenangan yang tak terlupa.
Tak apalah aku terluka
Bukankah sebuah peristiwa akan selalu teringan bila kita tergores oleh luka
.
Ah sedap...

NB: Photo perjalanan lebih lengkap ada di Multiply

13 komentar:

pilar mengatakan...

wah.. seruuu amaaat....
mao ngeekooott

arielz mengatakan...

mantep ceritanya

cerita yg menarik bisa lebih menarik kalo gaya penulisannya menarik seperti ini

nice post kang, keep the good work

WoeL mengatakan...

wah....keren banget tuh, emank kl liat yang ijo pasti bikin sejuk

jingga mengatakan...

subhanallah...Indonesia itu begitu indahnya....hmm....cinta deh

girl_id mengatakan...

wow, it was fantastic :)
bravo indonesia !!!

Setiaji mengatakan...

duh jadi pengin naek sepeda juga, bosen naek motor tiap hari :D

-setiaji-
www.kodokijo.net

Bazoekie mengatakan...

@ semuanya:
wah semua memang satu kata dalam keindahan....
salam hangat daan kedamaian di bumi.. he2

ros_ocoe mengatakan...

hehehe... kayaknya udah menemukan komunitas nih....

taNti mustika mengatakan...

gempor gag sih nyepedah gitu?
eh lupa, pan tinggal gelinding aja ya dari puncak :D

namaku wendy mengatakan...

waaa pamer ni.. pamer.. ngejek bener yak hehehe bikers sejati ne ceritanya;) asik bener bisa merengkuh alam begitu:)

Bazoekie mengatakan...

@ oco, tanti dan wendy:
he2..jadi malu neh.
Kan cuma berbagi pengalaman.Alama akan menyapa seperti apapun kok aspaan kita. Tetaplah tersenyum dan menemaninya dengan semangat dan senyuman.
Bravo..

Jonny Chan mengatakan...

Agen Taruhan
qq Online
Domino qq
Agen Poker
Bandar Bola
Tvonline
nonton bioskop online
Tv Indonesia
Film dewasa
Info Bola
Prediksi Togel
Info Togel
Aplikasi Gratis
Foto Bugil
Hasil Bola
Cerita Dewasa
Indo Togel
Rumus Togel
Prediksi Bola
Livescore

Obat Tradisional Mata Berkunang Kunang mengatakan...

Thanks for the information. Once very beneficial to us all. Awaited further information.

Obat Tradisional Hepatitis C

Obat Tradisional Mata Berkunang Kunang Pada Ibu Hamil

Cara Menyembuhkan Miopia Secara Alami