Ketajaman Ramalan Jayabaya ...

Tergelitik baca opini di Kompas 8 maret 2008 lalu . Jadi inget waktu mudik Idul Adha Desember 2007 lalu aku beli buku mini "Ramalan Jayabaya". Sayang Cuma bait-bait terakhir yang ada. Bercerita tentang apa yang mungkin -namanya juga ramalan- akan terjadi di bangsa ini beberapa waktu yang akan datang (mungkin sekarang ini).
Beberapa waktu lalu juga sempet nonton film "Kala" yang sedikit menyitir tentang ramalan tersebut, tapi sayang film ini sangat naggung dalam mengambil wacana sejarah ini ke dalam sebuah cerita yang lebih berbobot. 
Mungkin kurang melakukan survey, sehingga takut jika ditanya tentang  bukti sejarah secara otentik. Akhirnya seperti sebuah bumbu dan tempelan saja tema  tersebut.
Sampai saat ini juga masyarakat dibuai harapan akan datangnya "Ratu Adil" yang juga disinggung oleh Jayabaya. Seorang pemimpin yang datang menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan. Harapan yang indah memang, karena Setiap era peradaban hampir pasti mempunyai impian dan harapan sang juru selamat.
 
--Sebuah image tokoh film "Kala". Nyatakah "Ratu Adil"itu?--

Contoh Aktualitas Ramalan Jayabaya dapat di simak dari beberapa petikan tulisan Aloys Budi Purnomo berjudul "Menimbang
Ramalan Jayabaya" di KOMPAS 8 maret 2008 ini;

”Wolak-waliking zaman”

Sebagai raja dan pujangga, Jayabaya memandang jauh ke depan dengan mata hati dan perasaan. Ia meramalkan keadaan kacau balau, yang disebutnya sebagai wolak-waliking zaman. Keadaan zaman serba jungkir balik.
Keadaan wolak-waliking zaman terjadi karena akeh janji ora ditetepi. Akeh wong wani mlanggar sumpahe dhewe. Manungsa padha seneng nyalah. Ora nindakake hukum Allah. Barang jahat diangkat-angkat. Barang suci dibenci.
Sungguh mendasar prediksi Jayabaya terhadap perilaku sosio-politik. Bukankah dewasa ini ramalannya kian terbukti? Banyak orang ingkar janji, melanggar sumpah jabatan, dan senang berbuat salah, saling melempar kesalahan! Hukum Allah diabaikan. Yang jahat diangkat-angkat, yang suci dibenci.
Tidakkah perilaku ”oknum” anggota legislatif, eksekutif, dan yudikatif ”menggenapi” ramalan itu? Tengoklah rakyat yang terus-menerus harus gigit jari karena janji-janji yang diberikan para elite politik dan kekuasaan dicampakkan, habis manis sepah dibuang.
Kasus lumpur Lapindo, penggusuran, pembunuhan aktivis pembela HAM, dan banyak kasus lain serupa pun amat relevan dan signifikan ditempatkan dalam bingkai ramalan itu!
Kemudian pada penjelasan berikutnya disebutkan bahwa seakan Ramalan Jayabaya pun menjadi kebenaran, seperti;
>>Wong bener thenger-thenger
(yang benar termangu-mangu tak habis berpikir karena dipersalahkan dan tidak diperhitungkan).
>>Wong salah bungah
(yang salah gembira ria). Wong apik ditampik-tampik (orang baik ditolak-ditampik).
>>Wong jahat munggah pangkat
(yang jahat naik pangkat). Itulah tanda wolak-waliking zaman.
Wolak-waliking zaman terjadi di bidang hukum dan keadilan. Banyak keputusan hukum mengabaikan rasa keadilan (ukuman Ratu ora adil) akibat keanehan kekuasaan yang jahat (akeh pangkat sing jahat lan ganjil), tebar pesona di atas penderitaan rakyat (akeh kelakuan sing ganjil).


Absennya nurani
 

Keadaan zaman yang jungkir balik merupakan akibat dari absennya nurani dalam hidup manusia. Tiada lagi kepekaan. Tata susila pun diabaikan (kasusilan ditinggal). Ini terindikasikan pada perilaku manusia yang sudah lali kamanungsan (lupa pada aspek kemanusiaan), perikemanusiaan kian hilang (prikamanungsan saya ilang). Bahkan, prikamanungsan diiles-iles, perikemanusiaan diinjak-injak!
Absennya nurani berdampak pada praktik korupsi dan segala akarnya.
Menurutnya:
Akeh manungsa mung ngutamake dhuwit. Luwih utama ngapusi. Wegah nyambut gawe. Kepingin urip mewah. Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka.
Ramalan ini pun menjadi kenyataan: banyak orang mengutamakan uang, maka mulai menipu dan korupsi. Inginnya kaya-raya, tanpa kerja keras, melampiaskan keserakahan, menghalalkan segala cara.
Lebih dari itu, tiadanya nurani yang mengarahkan kehidupan manusia membuat manusia kian durhaka.
Angkara murka ngambra-ambra (angkara murka kian merajalela),
akeh wong angkara murka (banyak orang angkara murka),
nggedhekake duraka (membesar-besarkan durhaka).
Membaca Ramalan Jayabaya, rasa hati ini kian teriris menangis. Masih banyak ratusan kalimat prediktif bernada negatif lain yang diserukan Jayabaya. Merenungkan ramalannya, kian tergambar jelas keadaan Indonesia saat ini yang terpuruk oleh keadaan zaman yang jungkir balik karena orang tidak lagi mengedepankan hati, kemanusiaan, keadilan, dan kebenaran.
Kita pun tidak tahu lagi, entah kapan Ramalan Jayabaya itu tidak lagi terbukti untuk sepak terjang kehidupan bernegara dan berbangsa di republik ini!


Aloys Budi Purnomo Rohaniwan; 
Pemimpin Redaksi Majalah Inspirasi, Lentera yang Membebaskan-Semarang


AduhMemang jaman ini semakin terbolak balik. Tak tau dimana orang ingin jujur meletakkatan kejujuranya. Orang yang rendah hati mencoba bersahaja dianggap sebuah kemunafikan. Satu lagi tentang ramalan-mungkin menurutku lebih tepatanya analisis- tentang Jaman ini. Syair yang menguatkan perkiraan Jayabaya yang lebih aktual, tak lain tak bukan adalah Roggowarsito. "Jongko Jayabaya" dan "Serat Kalatidha" karya R.Ng. Roggowarsito sang pujangga fenomenal itu bisa menjadi renungan tentang apa yang sedang dan akan terjadi di bangsa ini. Sebuah bait terkenal berikut pastilah tak asing di telinga kita;

Amenangi jaman edan
Ewuh aya ing pambudi Milu edan nora tahan
Yen tan milu anglakoni
Boya kaduman melik Kaliren wekasanipun
Ndilalah karsa Allah
Begja-begjane kang lali Luwih begja kang eling lawan waspada


Syair inipunya arti :
Hidup didalam jaman edan, memang repot.
Akan mengikuti tidak sampai hati, tetapi kalau tidak
mengikuti geraknya jaman
tidak mendapat apapun juga. Akhirnya dapat menderita
kelaparan.
Namun sudah menjadi kehendak Tuhan. Bagaimanapun juga
walaupun orang yang lupa itu bahagia namun masih
lebih
bahagia lagi orang yang senantiasa ingat dan waspada.


Memang, apa lagi yang akan kita punya selain sikap waspada, menjaga keyakinan dan keimanan kita ditengah berbagai gejolak yang semakin tak menentu ini.
Matur Nuwun...


4 komentar:

Anonim mengatakan...

Wong Jawa kari separo landa Cina kari sajodo sesuai dengan Injil Matius Nasihat untuk berjaga-jaga. Hanya saja penduduk Jawa yang akan dibawa ke alam kubur sekitar 44 juta orang saja, tidak sampai separoh. (Ratu Adil - 666)

Jonny Chan mengatakan...

Agen Taruhan
qq Online
Domino qq
Agen Poker
Bandar Bola
Tvonline
nonton bioskop online
Tv Indonesia
Film dewasa
Info Bola
Prediksi Togel
Info Togel
Aplikasi Gratis
Foto Bugil
Hasil Bola
Cerita Dewasa
Indo Togel
Rumus Togel
Prediksi Bola
Livescore

ibu mengatakan...

Pengakuan tulus dari saya seorang TKI yg bekerja di malaysia. Saya mau mengucapkan terima ksih yang tidak terhingga,serta penghargaan dan rasa kagum yg setinggi-tingginya kepada MBAH RIJI ,saya sudah kerja sebagai TKI selama 3 tahun di malaysia,dengan gaji lebih kurang 1.7jt/bln,tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,apalagi setiap bulan saya harus mengirimkan ke orang tua di kampung, sudah lama saya mengetahui roomnya om ini, juga sudah lama mendengar nama besar MBAH RIJI ,tapi saya termasuk orang yg tidak terlalu percaya dengan hal ghoib, jadi saya pikir ini pasti kerjaan orang iseng yg mau menipu. tetapi kemarin waktu pengeluaran 5214 , saya benar-benar tidak percaya dan hampir pinsang,angka yang diberi MBAH RIJI tembus,4D ternyata tembus, awalnya saya coba-coba menelpon, saya bilang saya terlantar di malaysia, tidak ada ongkos pulang,terus beliau bantu kasih angka 4D. mulanya saya tidak percaya,mana mungkin angka ini keluar, tapi dengan penuh harapan saya pasangin kali 100 lembar, sisa gaji bulan Novembe, ternyata meledak….!!! dapat BLT 250jt, sekali lagi terima kasih banyak MBAH RIJI , saya sudah kapok kerja jadi TKI, rencana minggu depan mau pulang aja ke kampung.buat mbah,saya tidak akan lupa bantuan dan budi baik mbah. yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hub MBAH RIJI di nomor. 082 388 362 128 {.Demikian kisah nyata dari saya. sumpah ini bukan rekayasa.

bpk muliadi mengatakan...

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل


KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل